Iklan

Minggu, 30 April 2017

RESUME KETIDAKSEIMBANGAN ASAM BASA



1.     Asidosis respiratorik, adalah kondisi keasaman darah yang berlebihan karena penumpukan karbondioksida dalam darah sebagai akibat dari fungsi paru-paru yang buruk atau pernafasan yang lambat.
§  Beberapa penyebab  asidosis respiratorik
      Asma
      Enfisema
      Bronkitis kronis
      Obesitas berat sehingga membuat seseorsng kesulitan untuk bernapas.
§  Gejala asidosis respiratorik
      Lesu, sesak napas, mengantuk, mudah lelah, denyut jantung tidak teratur,  mudah marah dll
§  Penanganan/pengobatan
      Difokuskan pada akar penyebab yang mendasarinya
      Asidosis respiratorik yang dipicu oleh penyakit paru-paru, pengobatan akan mencakup obat broncho-dilator untuk memperbaiki ganggaun jalan napas.
§  Pemeriksaan yang dilakukan
                    Memeriksa pH darah dan pengukuran karbondioksida dari darah arteri.

2.   Asidosis metabolik adalah merupakan gangguan klinis yang ditandai dengan peningkatan keasaman plasma, karena penumpukan karbondioksida dalam darah sebagai akibat dari fungsi paru-paru yang buruk atau pernafasan yang lambat.
§  Beberapa  penyebab asidosis metabolik
      Diare
      Gagal jantung
      Malaria
§  Gejala asidosis metabolik
      Nyeri tulang
      Penurunan berat badan
      Kejang
§  Penanganan/pengobatan
      Jika pH dibawah 7,1 ,  pemberian bikarbonat secara intravena mungkin diperlukan untuk menetralisir asam
§  Pemeriksaan yang dilakukan
      Tes darah

3.  Alkalosis respiratorik adalah suatu keadaan saat darah menjadi basa karena pernapasan yang cepat dan dalam menyebabkan kadar karbondioksida dalam darah menjadi rendah.
§  Beberapa penyebab alkalosis respiratorik
      Rasa nyeri
      Sirosis  hati
      Demam
§  Gejala alkalosis respiratorik
      Gatal disekitar bibir dan wajah
      Kejang otot
§  Penanganan/pengobatan
      Memperlambat pernapasan
§  Pemeriksaan yang dilakukan
      Pengukuran karbondioksida dalam darah arteri


4.  Alkalosis metabolik adalah kondisi dimana darah dalam keadaan basa karena tingginya kadar bikarbonat.
§  Beberapa penyebab alkalosis metabolik
      Muntah berkepanjangan
      Kehilangan asam
      Penggunaan obat golongan diuretik
§  Gejala alkalosis metabolik
      Sakit kepala
      Lesu
      Detak jantung akan berlangsung lebih cepat yang disertai penurunan tekanan darah.
§  Penanganan/pengobatan
      Pengobatan terutama ditujukan untuk mengembalikan keseimbangan pH dalam tubuh. Untuk itu, tubuh harus terhidrasi dengan baik terlebih dahulu.
      Ketika alkalosis disebabkan karena hiperventilasi, penderita akan diberi lebih banyak suplai oksigen untuk mengatasi masalah ini.
§  Pemeriksaan yang dilakukaan
      Mengukur elektolit serum dan kandungan gas dalam darah di arteri

Jenis Cairan Elektrolit
Cairan elektrolit adalah cairan saline atau cairan yang memiliki sifat bertegangan tetap dengan bermacam-macam elektrolit. Cairan saline terdiri atas cairan isotonic, hipotonik dan hipertonik. Konsentrasi isotonic disebut juga normal saline yang banyak dipergunakan. Contoh cairan elektrolit:
1.     Cairan Ringer’s, terdiri atas: Na+, K+, Cl, Ca2+
2.     Cairan Ringer’s Laktat, terdiri atas: Na+, K+, Mg2+, Cl, Ca2+, HCO3
3.     Cairan Buffer’s, terdiri atas: Na+, K+, Mg2+, Cl, HCO3


Daftar pustaka

      Ardhiyanti, Pitriani & Damayanti, 2015, Panduan Lengkap Keterampilan Dasar Kebidanan I, Pekanbaru, Deepublish
diakses pada Minggu, 11 September 2016 pukul 20.15 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar